Kamu cari ini? Digitalisasi Pembelajaran Mendalam, lengkap

Table of Contents

Digitalisasi Pembelajaran Mendalam: Dari Coding, Video, hingga Perangkat Ajar di Kelas

Transformasi pendidikan di era digital tidak lagi sekadar memakai LCD dan Wi-Fi. Yang dibutuhkan sekarang adalah pembelajaran mendalam (deep learning) yang benar-benar menyentuh cara berpikir, cara merasa, dan cara bertindak peserta didik. Digitalisasi bukan hanya mengganti papan tulis dengan layar, tetapi mengubah cara belajar menjadi lebih reflektif, kolaboratif, dan bermakna.

Di sinilah berbagai contoh digitalisasi pembelajaran penting untuk dipahami guru: mulai dari perencanaan, penyediaan perangkat ajar, pelaksanaan di kelas, hingga refleksi.


1. Contoh Kegiatan Pengembangan Digitalisasi Pembelajaran Mendalam

Apa itu contoh kegiatan pengembangan digitalisasi pembelajaran mendalam dalam praktik sehari-hari guru? Beberapa bentuk konkret yang bisa dilakukan:

  1. Project-based learning berbasis platform digital
    Guru merancang proyek autentik, misalnya “Membuat Kampanye Hemat Air” menggunakan slide online, infografis, dan video pendek.

    • Siswa mencari data di internet secara terarah.

    • Mengolah informasi menjadi poster digital.

    • Mempresentasikan hasilnya secara sinkron (Google Meet/Zoom) atau asinkron (rekaman video).

  2. LMS sebagai pusat ekosistem belajar
    Guru memakai Learning Management System (Google Classroom, Moodle, atau platform lokal) bukan sekadar untuk mengumpulkan tugas, tetapi:

    • Mengunggah modul interaktif.

    • Menyediakan forum diskusi reflektif.

    • Memberi kuis formatif dengan umpan balik langsung.

  3. Integrasi sumber belajar multimedia
    Satu topik pelajaran tidak hanya memakai buku teks, tetapi juga:

    • Video eksperimen, simulasi interaktif, peta digital, dan podcast edukatif.
      Hal ini mendorong siswa mengamati, menganalisis, lalu menyimpulkan—inti dari pembelajaran mendalam.


2. Contoh Kegiatan Pengembangan Digitalisasi Pembelajaran Coding dan Kecerdasan

Era baru pendidikan menuntut literasi baru: coding dan kecerdasan (baik kecerdasan digital maupun kecerdasan buatan/AI sebagai konteks). Beberapa contoh kegiatan pengembangan digitalisasi pembelajaran coding dan kecerdasan yang bisa diterapkan:

  1. Pengantar coding dengan blok visual

    • Menggunakan Scratch atau Blockly di SD/SMP.

    • Siswa diminta membuat animasi cerita rakyat, game sederhana, atau simulasi sains.
      Pembelajaran ini mendidik cara berpikir komputasional: memecah masalah, membuat algoritma, menguji, dan memperbaiki.

  2. Proyek “kecerdasan digital”

    • Diskusi tentang jejak digital, keamanan data, dan etika menggunakan AI.

    • Siswa diminta membuat poster digital tentang perilaku aman di dunia maya.

  3. Eksperimen sederhana dengan AI tools

    • Guru memperlihatkan bagaimana teks bisa diringkas, gambar bisa dikenali, atau suara bisa ditranskripsi oleh mesin.

    • Siswa diajak menilai: kapan AI membantu, kapan manusia tetap harus berpikir kritis.
      Inilah bentuk pembelajaran mendalam: bukan hanya “wow canggih”, tapi memahami implikasi dan tanggung jawab.


3. Contoh Penerapan Pembelajaran Mendalam di Kelas

Contoh penerapan pembelajaran mendalam di kelas selalu memiliki ciri: siswa aktif berpikir, menghubungkan, dan merefleksikan. Misalnya di pelajaran IPA:

  1. Tahap eksplorasi masalah
    Guru tidak langsung menjelaskan, tetapi memulai dengan pertanyaan pemantik:

    “Mengapa musim hujan bisa menyebabkan banjir di kota kita?”

  2. Investigasi berbasis data digital

    • Siswa mencari data curah hujan di internet.

    • Mengamati foto satelit atau peta banjir.

    • Membaca artikel singkat yang disiapkan guru di LMS.

  3. Diskusi dan sintesis
    Kelompok siswa menyusun kesimpulan: hubungan antara hujan, drainase, perilaku membuang sampah, dan tata kota.
    Guru kemudian mengaitkannya dengan konsep ilmiah (siklus air, daya serap tanah, dll.).

  4. Aksi nyata
    Proyek ditutup dengan kampanye digital “Kelas Ramah Lingkungan” melalui poster, video, atau blog kelas.

Di sini, pembelajaran mendalam terjadi karena siswa:

  • Menghubungkan konsep dengan realitas.

  • Menggunakan teknologi sebagai alat, bukan tujuan.

  • Menghasilkan karya yang bermakna.


4. Contoh Kegiatan Pembelajaran Mendalam di SD

Banyak yang mengira SD hanya bisa hafalan. Nyatanya, banyak contoh kegiatan pembelajaran mendalam di SD yang sangat mungkin dilakukan:

  1. Jurnal harian digital sederhana

    • Siswa kelas tinggi menulis jurnal refleksi di dokumen online: “Apa yang kupelajari hari ini?”

    • Guru memberi komentar singkat, memotivasi, dan meluruskan miskonsepsi.

  2. Proyek tematik lintas mata pelajaran
    Tema: “Makanan Sehat”.

    • IPA: meneliti kandungan gizi.

    • Matematika: menghitung rata-rata konsumsi buah keluarga.

    • Bahasa Indonesia: menulis cerita pendek tentang kebiasaan makan sehat.

    • TIK: menyusun poster makanan sehat dengan aplikasi desain sederhana.

  3. Kelas membaca digital

    • Siswa mengakses cerita bergambar digital.

    • Setelah membaca, mereka membuat rekaman suara menceritakan kembali isi bacaan.
      Pembelajaran mendalam terjadi ketika mereka benar-benar memahami isi dan mengekspresikannya dengan bahasa sendiri.


5. Contoh Penyediaan Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam

Contoh penyediaan perangkat ajar pembelajaran mendalam bukan hanya RPP yang rapi, melainkan:

  1. Modul ajar digital yang kaya aktivitas

    • Tujuan belajar jelas, dirumuskan dalam bahasa yang mudah dipahami siswa.

    • Tersedia link atau kode QR ke video, simulasi, atau bahan bacaan tambahan.

    • Ada aktivitas “menghubungkan pengalaman pribadi” dengan konsep.

  2. Lembar kerja reflektif

    • Bukan sekadar isian singkat, tapi mendorong siswa menjelaskan alasan, memberi contoh, dan mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

  3. Rubrik penilaian berpikir kritis dan kolaborasi

    • Rubrik disusun dan dibagikan ke siswa sejak awal.

    • Siswa tahu bahwa yang dinilai bukan hanya jawaban akhir, tetapi proses berpikir, kerjasama, dan kreativitas.

Inilah wujud contoh perangkat ajar pembelajaran mendalam yang mendukung Kurikulum Merdeka: menyiapkan ruang bagi eksplorasi dan pemaknaan, bukan hanya pengulangan.


6. Contoh Video Pembelajaran Mendalam yang Bermakna

Contoh video pembelajaran mendalam bukan video panjang yang membuat siswa pasif, tetapi:

  1. Video singkat, fokus pada satu konsep utama

    • Durasi 3–7 menit.

    • Menggunakan ilustrasi dan contoh nyata.

    • Diselingi pertanyaan retoris: “Menurutmu, apa yang akan terjadi jika…?”

  2. Video sebagai pemantik, bukan satu-satunya sumber
    Setelah menonton, siswa:

    • Diskusi kelompok.

    • Mengerjakan tugas analisis kasus.

    • Mencoba eksperimen kecil di rumah/sekolah.

  3. Video buatan siswa

    • Siswa membuat video penjelasan konsep dengan bahasa mereka sendiri.

    • Proses merancang, merekam, dan mengedit video menjadi sarana pembelajaran mendalam: mereka harus memahami dulu sebelum menjelaskan.


7. Contoh Merefleksikan dalam Pembelajaran Mendalam

Sering dilupakan, padahal contoh merefleksikan dalam pembelajaran mendalam adalah kunci penguatan belajar.

Beberapa bentuk refleksi yang bisa dilakukan:

  1. Refleksi tertulis singkat
    Di akhir pelajaran, siswa menjawab tiga kalimat:

    • Hari ini aku belajar tentang…

    • Hal yang paling menarik bagiku adalah…

    • Pertanyaan yang masih kupunya adalah…

  2. Refleksi lisan berpasangan

    • Siswa berpasangan, saling bercerita apa yang mereka pahami.

    • Guru berkeliling, mencatat miskonsepsi dan ide menarik.

  3. Refleksi digital

    • Menggunakan formulir online sederhana.

    • Guru bisa membaca pola kesulitan dan menyesuaikan pembelajaran berikutnya.

Refleksi membuat pembelajaran mendalam benar-benar “turun” ke kesadaran siswa, bukan hanya lewat begitu saja.


8. Merangkai Semua: Dari Contoh Hingga Budaya Belajar

Jika kita rangkum, seluruh kata kunci yang kamu berikan mengarah pada satu visi besar:

  • Contoh kegiatan pengembangan digitalisasi pembelajaran mendalam

  • Contoh kegiatan pengembangan digitalisasi pembelajaran coding dan kecerdasan

  • Contoh penerapan pembelajaran mendalam di kelas

  • Contoh digitalisasi pembelajaran

  • Contoh kegiatan pembelajaran mendalam di SD

  • Contoh penyediaan perangkat ajar pembelajaran mendalam

  • Contoh video pembelajaran mendalam

  • Contoh merefleksikan dalam pembelajaran mendalam

  • Contoh perangkat ajar pembelajaran mendalam

Semua itu bukan potongan yang terpisah, tetapi satu ekosistem belajar di mana:

  • Teknologi hadir sebagai jembatan, bukan pengganti guru.

  • Siswa didorong untuk berpikir kritis, kreatif, dan reflektif.

  • Guru menjadi perancang pengalaman belajar, bukan sekadar penyampai materi.

Ketika ekosistem ini terbentuk, digitalisasi bukan lagi slogan, melainkan budaya belajar baru yang menumbuhkan generasi yang cakap, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

PANDUAN Mata Pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (unduh disini)